DONOR DARAH 2016

DONDAR 2016

“Semoga darah yang di donorkan temen-temen bisa bermanfaat bagi orang yang sedang membutuhkan.” Ungkap Muhklas, selaku ketua pelaksana kegiatan Donor Darah 2016.

Terkait dengan kegiatan Donor darah yang diselenggarakan oleh Departemen Sosma (Sosial Masyarakat) HUMANERA (Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan), Kegiatan ini telah dipersiapkan mulai bulan september 2016, dan terlaksana pada 13 Oktober 2016 lalu. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada pukul 08.00-12.00 dengan kuota terbatas. Acara dari kegiatan ini berjalan lancar, hal itu dilihat dari antusias pendaftar yang lumayan banyak meskipun tidak semua bisa mendonorkan darahnya.

Acara donor darah tahun ini sedikit berbeda dari tahun kemarin, perbedaannya berada pada tempat pelaksanaan kegiatan yaitu di Teras Gedung Utama FPIK dan berlangsung di bus PMI. Donor darah merupakan aksi yang penting. Donor darah bukan hanya kegiatan untuk memberikan sedikit darah kepada resipien. Selain memberikan sedikit manfaat ke orang lain, donor darah juga bisa menjaga kesehatan tubuh kita, salah satunya yaitu menurunkan resiko terkena kanker.

*FAKTA UNIK*

Donor darah adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui seberapa peduli kita terhadap orang lain, dengan memberikan sedikit darah kita kepada orang yang sedang membutuhkan di luar sana. Dalam kegiatan donor darah, terdapat 2 hal yang harus di pahami, yaitu pendonor dan resipien. Pendonor adalah orang yang akan diambil darahnya, sedangkan resipien adalah orang yang akan menerima darah dari pendonor. Perlu diketahui juga bahwa orang dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif. Sedangkan orang dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif.