Abdi Pesisir 2016 Aksi Nyata Mahasiswa MSP UB Kembangkan Daerah Pesisir

logo ABSIR

       Abdi Pesisir merupakan salah satu program kerja departement Sosma Humanera dimana pertama kali dinamakan dan dijalankan pada tahun 2015. Sebelum diadakannya abdi pesisir, Departemen Sosma mempunyai proker di bidang yang sama yaitu pengabdian masyarakat yang bernama Abdi Desa yang berlokasikan di pegunungan di desa panndherman dan pada tahun 2015 telah berubah nama menjadi abdi pesisir yang berlokasikan di pantai sendang biru, yang sekarang telah menginjak pada tahun kedua di tahun 2016 ini untuk melanjutkan abdi pesisir 2015.

      Bagaimana Abdi pesisir di tahun 2016? Abdi Pesisir tahun 2016 dengan mengangkat tema bukti bakti anak bangsa membangun ekowisata pesisir, tetap berlokasikan di pantai yang sama seperti pada tahun sebelumnya dan berpegang teguh pada tombak utama kegiatan yaitu “Pendidikan” dan “Lingkungan”. Aspek Pendidikan yang dilakukan yaitu berupa mengajar pada sekolah SD dan SMP TPN Nelayan Sendang biru yang kekurangan tenaga pengajar (guru) dan aspek Lingkungan berupa Tanam Mangrove dan Bersih Pantai. Pada abdi pesisir 2016 ini dilakukan pula pengembangan baru dari tahun sebelumnya serta merombak beberapa bagian untuk perbaikan dari tahun sebelumnya. Beberapa bagian itu seperti penambahan divisi DANUS (dana usaha) yang pada tahun sebelumnya danus dijadikan satu dengan HUMAS (Hubungan Masyarakat) dengan nama HUMDAN (Hubungan Masyarakat dan Dana Usaha) yang dirasa kerjanya kurang maksimal. Mengurangi tombak utama kegiatan dari tahun sebelumnya yaitu “Ekonomi” karena dirasa kurang berpengaruh terhadap perubahan ekonomi masyarakat sekitar, jadi pada tahun ini hanya berfokus pada aspek Pendidikan dan Lingkungan. Di samping itu, adapula project baru kepanitiaan abdi pesisir yang berkolaborasi dengan HIMITEKINDO (Himpunan Teknologi Kelautan Indonesia) dan Volunteer FORDASI (Forum Daerah Pesisir). Berjudulkan “Rumah Baca” yang ditujukan untuk mewujudkan cita-cita dari pencetus project tersebut yaitu Bapak Saptoyo selaku Ketua POKMASWAS (Kelompok Pengawas Masyarakat) / ketua CMC (Clungup Mangrove Conservation) pada daerah kami melakukan program kerja abdi pesisir. Rumah Baca ini mempunyai konsep yaitu menjadikan sebuah rumah sebagai perpustakaan yang telah mendapat donasi berupa buku tentang perikanan dan kelautan dari berbagai acara mahasiswa yang dilakukan disana dengan sasaran utama anak-anak SD dan SMP TPN Nelayan Sendang Biru untuk membentuk pola pikir generasi muda penerus bangsa yang gemar membaca dan memiliki pengetahuan luas yang diharapkan dapat menjaga sumberdaya hayati yang kira miliki.

      Kenapa Absir begitu penting? Kegiatan Abdi Pesisir diperlukan sebagai bukti nyata Mahasiswa untuk turun ke lapang dan melaksanakan salah satu tri dharma perguruan tinggu berupa Pengabdian Masyarakat. Dengan diadakannya program kerja ini diharapkan mahasiswa tau dan faham tentang kondisi lapang di pesisir yang tidak akan pernah kita dapatkan di bangku perkuliahan. Selain itu, program kerja ini juga turut mendukung program pemerintah yaitu berupa konservasi dan rehabilitasi hutan mangrove serta blue economy yang dituang secara nyata pada kegiatan abdi pesisir aspek lingkungan yaitu Tanam Mangrove dan Bersih Pantai.

       Sampai bulan ketiga kegiatan ini dilaksanakan (April-Juni), telah ada 46 panitia dan 25 orang peserta aktif yang setiap dua minggu sekali rutin melakukan kegiatan pengabdian. Adapun beberapa kegiatan yg telah dilakukan yaitu mengajar, tanam mangrove dan bersih pantai. Akan tetapi, terdapat beberapa agenda yang belum terlaksana dan akan kembali dilaksanakan pada september nanti. Beberapa diantaranya adalah Rumah baca. Rumah baca akan di laksanakan dan dibuka pada awal bulan september 2016 tepatnya pada tanggal 10 september 2016. Rumah baca melibatkan seluruh volunter di area clungup mangrove conservation. Dengan adanya rumah baca ini di harapkan dapat meningkatkan daya tarik generasi muda untuk mengkaji lingkungan pesisir itu sendiri khususnya dan umumnya dapat meningkatkan kualitas SDM pesisir. Rumah baca ini mempunyai sasaran bagi anak didik SD dan SMP sederajat

 absir

       Ini adalah dokumentasi kegiatan mengajar dan bersih pantai, abdi pesisir kegiatan 1-4 pada bulan April – Mei 2016 yang berlokasi di Dusun Sendangbiru, Desa tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.

       “Abdi pesisir merupakan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat tanpa menghiraukan perbedaan ras, suku, bahasa, agama utamanya di daerah pesisir. Pengeratan antar anggota harus selalu di lakukan, karena sifat dari jangka waktu pengabdian yang cukup lama. Sikap, tata krama, dan sopan santun harus lebih di tingkatkan, karena mengingat kita mengabdi bukan untuk rekreasi. Terus menjadi generasi yang dapat bermanfaat bagi keluarga, bangsa, dan agama. Salam nurani pesisir.” Ungkap Irfan Aziz Y selaku Ketua Pelaksana Abdi Pesisir 2016.